ANALISIS PERBANDINGAN CURAH HUJAN KARANGANYAR KECAMATAN AMBULU DENGAN PERIODE 2022 DAN 2023
Abstract
Perubahan iklim global memengaruhi pergeseran siklus musim di Indonesia antara tahun 2022 dan 2023, yang krusial bagi keseimbangan lingkungan dan sektor pertanian. Studi ini bertujuan untuk membandingkan curah hujan bulanan di Kecamatan Ambulu, Kabupaten Karanganyar, antara tahun 2022 dan 2023 untuk memberikan gambaran realistis tentang pola curah hujan bagi strategi mitigasi dan adaptasi. Studi kuantitatif ini menggunakan data curah hujan bulanan (N=12) dari Badan Pusat Statistik dan dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS. Metode statistik yang digunakan adalah Uji-T Sampel Berpasangan dan Uji Wilcoxon Signed-Rank, karena uji normalitas Shapiro-Wilk menunjukkan bahwa data tahun 2023 menyimpang dari normalitas. Secara deskriptif, terdapat penurunan drastis rata-rata curah hujan dari 161,00 mm (2022) menjadi 78,51 mm (2023), yang mengindikasikan tahun 2023 akan jauh lebih kering. Hasil uji-T (p = 0,027) dan uji Wilcoxon (p = 0,038)11 keduanya mengonfirmasi perbedaan rata-rata curah hujan yang signifikan secara statistik antara kedua periode tersebut, dengan curah hujan pada tahun 2022 lebih tinggi. Lebih lanjut, analisis korelasi menunjukkan hubungan linear yang sangat lemah dan tidak signifikan (r = 0,274; p = 0,389). Temuan ini menyoroti perubahan pola iklim antartahunan yang signifikan dan perlunya perencanaan yang responsif untuk pengelolaan sumber daya air dan pertanian.






