Evaluasi Perbedaan Curah Hujan Bulanan Tahun 2022–2023 di Kecamatan Sumberjambe dengan Uji Wilcoxon

  • ferdy ghefiro sya'bana universitas muhammadiyah jember
  • M. Rifki Alfaries
  • Amri Gunasti
Keywords: Curah Hujan, Intensitas Curah Hujan, Uji Wilcoxon, Statistik, Sumberjambe

Abstract

Studi ini membandingkan curah hujan di Kabupaten Sumberjambe selama periode 2022 dan 2023. Studi ini berfungsi sebagai titik awal untuk memeriksa perubahan pola iklim dan intensitas curah hujan. Data curah hujan berasal dari hasil observasi lokal oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Peneliti melakukan analisis dengan perangkat lunak SPSS. Mereka menjalankan beberapa uji statistik untuk keperluan ini. Uji tersebut adalah Uji Sampel Berpasangan, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan uji Wilcoxon non-parametrik. Uji sampel berpasangan menghasilkan nilai signifikansi 0,911. Nilai tersebut lebih tinggi dari 0,05. Dengan demikian, hal ini menunjukkan tidak adanya perbedaan nyata dalam curah hujan antara tahun 2022 dan 2023. Uji normalitas menunjukkan bahwa data tidak mengikuti distribusi normal. Oleh karena itu, tim melanjutkan dengan uji Wilcoxon. Uji tersebut menghasilkan nilai p sebesar 1.000, yang tetap berada di atas 0,05. Singkatnya, perbedaan curah hujan selama dua tahun tersebut tidak signifikan secara statistik. Secara keseluruhan, curah hujan di Kabupaten Sumberjambe tetap cukup stabil selama periode tersebut. Curah hujan tidak menunjukkan perubahan intensitas yang signifikan. Hasil tersebut dapat menjadi panduan awal untuk menilai pola iklim dan mengelola sumber daya air di wilayah tersebut.

Published
2025-11-28

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.