Karakterisasi Geoteknis dan Evaluasi Daya Dukung Fondasi pada Lokasi Pengembangan Kawasan Industri di Sulawesi Tenggara
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi geoteknis kawasan yang direncanakan sebagai lokasi pengembangan kawasan industri di Sulawesi Tenggara melalui karakterisasi tanah menggunakan Cone Penetration Test (CPT). Delapan titik uji diuji dengan alat berkapasitas 2,5 ton mengikuti ketentuan SNI 2827-2008. Hasil sondir menunjukkan bahwa tanah penyusun lokasi didominasi oleh lapisan Lempung Organik dengan kompresibilitas tinggi dan nilai tahanan konus (qc) yang rendah, di mana tidak ditemukan lapisan tanah keras hingga kedalaman 20 meter. Klasifikasi Soil Behavior Type (SBT) mengonfirmasi dominasi Lempung Organik (SBT = 2), dengan pengecualian pada titik S-02 yang memperlihatkan karakteristik Lempung Lanauan (SBT = 3) pada kedalaman dangkal, sehingga memiliki kapasitas dukung yang relatif lebih tinggi. Analisis daya dukung pondasi dangkal menunjukkan bahwa sebagian besar titik pengujian tidak memenuhi kriteria kelayakan tanpa perbaikan tanah, dengan nilai daya dukung izin yang rendah. Sebaliknya, analisis pondasi dalam menunjukkan peningkatan kapasitas seiring bertambahnya diameter dan panjang tiang, meskipun keterbatasan tetap muncul pada titik dengan lapisan organik tebal. Temuan ini memperlihatkan adanya heterogenitas lateral yang signifikan sehingga diperlukan zonasi fondasi berbasis hasil CPT. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan dasar teknis bagi perencanaan fondasi yang aman dan ekonomis pada wilayah pesisir tropis dengan kondisi tanah lunak yang kompleks.






