OPTIMASI FONDASI TIANG BOR BETON JEMBATAN STA. 43+425 JALAN TOL PROBOLINGGO-BANYUWANGI PAKET 3
Abstract
Penelitian ini membahas optimasi fondasi tiang bor pada Jembatan STA. 43+425 Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi Paket 3 untuk meningkatkan efisiensi teknis dan ekonomis. Desain eksisting menggunakan tiang bor berdiameter 0,8 m dengan total 68 tiang per abutment. Hasil penyelidikan tanah melalui uji Standard Penetration Test (SPT) menunjukkan peningkatan nilai NSPT pada kedalaman 22–24 m, sehingga memberikan peluang untuk meningkatkan kapasitas daya dukung tiang melalui modifikasi dimensi. Ruang lingkup penelitian mencakup perbandingan kapasitas daya dukung tiang tunggal dan kelompok antara desain eksisting dan desain optimasi, serta evaluasi pengaruhnya terhadap efisiensi jumlah tiang dan biaya konstruksi. Metode analisis menggunakan pendekatan Reese & Wright untuk menghitung daya dukung ultimit pada tanah kohesif dan non-kohesif, serta metode Converse–Labarre untuk menentukan efisiensi kelompok tiang. Data yang dianalisis meliputi catatan pengeboran, geometri fondasi, pembebanan struktur, dan harga satuan pekerjaan. Dua skenario dibandingkan, yaitu diameter eksisting 0,8 m dan diameter optimasi 1,2 m. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada daya dukung izin tiang tunggal, dari 187,05 ton menjadi 327,53 ton pada abutment 1, dan dari 184,07 ton menjadi 330,71 ton pada abutment 2. Jumlah tiang dapat dikurangi dari 68 menjadi 32 tiang per abutment, sementara daya dukung kelompok tetap melebihi beban aksial maksimum. Optimasi juga menghasilkan penghematan biaya sebesar Rp631.882.080, sehingga desain fondasi dinilai lebih efektif dan ekonomis.






