EVALUASI KINERJA RUMAH POMPA SUB DAS BENDUNG DALAM MENGURANGI GENANGAN BANJIR DI KOTA PALEMBANG (STUDI KASUS RUMAH POMPA SUB DAS BENDUNG – 10 ILIR)
Abstract
Kawasan Sub DAS Bendung merupakan salah satu subsistem drainase paling vital di antara 19 subsistem drainase Kota Palembang, dengan luas ±15,4 km² dan panjang sungai utama 5,4 km yang bermuara ke Sungai Musi. Kawasan ini rentan terhadap genangan akibat kombinasi curah hujan tinggi, topografi datar, dan pengaruh pasang surut (backwater) Sungai Musi, sehingga sejak tahun 2015 dibangun Rumah Pompa Sub DAS Bendung di Kelurahan 10 Ilir yang dilengkapi 6 unit pompa submersible axial flow berkapasitas total 36 m³/detik. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja rumah pompa tersebut dalam mengurangi genangan banjir. Debit banjir rencana dihitung menggunakan metode hidrograf satuan sintetis SCS-CN dengan bantuan HEC-HMS 4.13 berdasarkan data hujan Satelit GPM terkoreksi (BHLK-SIHKA) tahun 2016–2025, sedangkan analisis genangan dilakukan dengan pemodelan hidraulika dua dimensi HEC-RAS 7.0. Hasil analisis frekuensi menunjukkan distribusi Log Pearson III paling sesuai dengan data hujan harian maksimum, dengan curah hujan rancangan berkisar 76 mm (kala ulang 2 tahun) hingga 127 mm (kala ulang 50 tahun). Debit banjir rencana yang dihasilkan adalah 114,0 m³/detik (2 tahun), 138,5 m³/detik (5 tahun), 160,7 m³/detik (10 tahun), 181,7 m³/detik (25 tahun), dan 205,8 m³/detik (50 tahun). Pemodelan HEC-RAS untuk kala ulang 5 tahun menunjukkan luas genangan berkurang dari 297,70 ha menjadi 216,48 ha, lama genangan di daerah hulu berkurang dari 25,11 jam menjadi 10,33 jam (reduksi 41%), genangan di area hilir menghilang sepenuhnya, dan tinggi genangan maksimum turun hingga 0,6 meter setelah pompa beroperasi. Meskipun demikian, kapasitas pompa eksisting (36 m³/detik) masih jauh di bawah debit banjir rencana untuk kala ulang di atas 5 tahun, sehingga diperlukan optimalisasi berupa normalisasi sungai, perbaikan jaringan minor drain, dan penambahan kapasitas pemompaan untuk mengantisipasi kejadian hujan ekstrem di masa mendatang.






