PENGARUH PERUBAHAN SIFAT MEKANIK TANAH TERHADAP DAYA DUKUNG TANAH PADA LORONG SWADAYA JALAN PUNCAK SEKUNING, KELURAHAN LOROK PAKJO, KECAMATAN ILIR BARAT I, PALEMBANG

Keywords: sifat mekanik tanah, daya dukung tanah, kadar air, tanah lanau berlempung.

Abstract

Tanah merupakan elemen penting dalam konstruksi karena berfungsi sebagai media pendukung beban bangunan. Perubahan sifat mekanik tanah akibat kadar air yang tinggi dapat menurunkan daya dukung tanah sehingga memengaruhi stabilitas konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perubahan sifat mekanik tanah terhadap daya dukung tanah di Lorong Swadaya Jalan Puncak Sekuning, Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen melalui pengujian laboratorium terhadap sampel tanah yang diambil secara purposive sampling pada kedalaman 1–1,5 meter. Pengujian meliputi sifat fisik tanah, yaitu kadar air, berat jenis, berat isi, batas Atterberg, angka pori, porositas, dan derajat kejenuhan, serta sifat mekanik tanah sebagai dasar analisis daya dukung tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah di lokasi penelitian didominasi oleh lanau berlempung dengan kadar air dan tingkat kejenuhan yang tinggi. Kondisi tersebut menyebabkan penurunan kekuatan geser tanah sehingga berpengaruh terhadap daya dukung tanah. Dengan demikian, perubahan sifat mekanik tanah, khususnya akibat tingginya kadar air, berpengaruh terhadap kemampuan tanah dalam menahan beban konstruksi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan pondasi pada kondisi tanah serupa. Berdasarkan hasil perhitungan daya dukung tanah menggunakan metode Terzaghi dengan pondasi menerus (strip footing), lebar pondasi 1 m, kedalaman pondasi 1 m, serta faktor keamanan sebesar 3, diperoleh bahwa nilai daya dukung tanah pada Sampel 1 dan Sampel 2 menunjukkan perbedaan yang cukup signifikan. Sampel 1 menghasilkan nilai daya dukung ultimit (qu) sebesar 510,10 kPa dan daya dukung izin (qa) sebesar 170,03 kPa, sedangkan Sampel 2 memiliki nilai daya dukung ultimit sebesar 1432,75 kPa dan daya dukung izin sebesar 477,58 kPa. Hasil tersebut menunjukkan bahwa Sampel 2 memiliki kapasitas menahan beban yang jauh lebih tinggi dibandingkan Sampel 1

Published
2026-05-29

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>