ANALISA PENGARUH KUAT TEKAN BETON K.250 DENGAN MENGGUNAKAN AIR ASIN (AIR LAUT) + KAPUR GAMPING DAN AIR TAWAR

  • Diawarman Diawarman Universitas Palembang
Keywords: Kuat Tekan, Air Bersih, Air Laut, Air Laut Kapur 10%.

Abstract

Dalam pembuatan beton, air merupakan salah satu faktor penting, karena air bereaksi dengan semen akan menjadi pasta pengikat agregat, Air untuk pembuatan beton minimal memenuhi syarat sebagai air minum yaitu tawar, tidak berbau, bila dihembuskan dengan udara tidak keruh dan lain-lain, tetapi tidak berarti air yang digunakan untuk pembuatan beton harus memenuhi syarat sebagai air minum. Dengan memperhatikan letak giografis Provinsi Sumatera Selatan, masih banyak daerah-daerah atau desa-desa yang kesulitan untuk mendapatkan air bersih, terutama didaerah pinggir laut, Untuk mendapatkan air bersih harus didatangkan dari jarak jauh sehingga menimbulkan ketidak efisienan waktu dalam suatu pekerjaan konstruksi beton. Oleh kerena itu penulis mencoba alternatif untuk menggunakan air laut + Kapur gamping yang digunakan sebagai bahan campuran beton yang diambil dari daerah Sungsang. Hasil penelitian Beton normal, kuat tekan umur beton 28 hari sebesar 255,13 kg/cm2. Beton dengan menggunakan air laut, kuat tekan umur beton 28 hari sebesar 250,60 kg/cm2. Beton dengan menggunakan air laut yang sudah dilaruti zat kapur sebanyak 10%, kuat tekan umur beton 28 hari sebesar 218,90 kg/cm2. Dari Grafik Perbandingan Hasil pengujian kuat tekan beton dengan Menggunakan Air Bersih, Air Laut dan Air Laut + Kapur 10% di dapat beton campuran air laut kuat tekan rencana pada umur 28 hari tercapai, sementara beton campuran Air Laut + Kapur 10% kuat tekan mempunyai trend menurun.

Published
2019-10-24

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.