PERMASALAHAN SUMBER DAYA AIR DALAM PENGELOLAAN TERPADU DAERAH IRIGASI DERAS II KABUPATEN MUSI RAWAS

  • Yunan Hamdani
  • YUNAN HAMDANI Universitas Tamansiswa Palembang
Keywords: Pengelolaan Terpadu, Permasalahan SDA .

Abstract

Daerah Irigasi Deras II merupakan irigasi teknis dan masuk ke dalam wilayah sungai Air Lakitan yang pengelolaannya merupakan kewenangan Kabupaten Musi Rawas. Daerah irigasi ini mempunyai dua bendung sebagai sumber air irigasi yaitu bendung Moyan dan Bendung Aur yang direncanakan mampu mengairi lahan sawah seluas 928 hektar. Permasalahan yang terjadi di lapangan adalah semula bagian hulu bendung moyan terdapat lahan tidur berupa rawa, pada saat ini rawa tersebut dimanfaatkan kembali oleh petani menjadi lahan sawah dan kolam ikan yang sumber airnya berasal dari sungai deras (hulu bendung Moyan). Dengan adanya pengambilan air ini maka berdampak pada debit air yang masuk ke intake bendung Moyan menjadi berkurang yang mengakibatkan fungsi bendung menjadi kurang maksimal. Selain itu juga pada hulu bendung memiliki permasalahan yang kompleks yang harus ditanggulangi seperti kerusakan lingkungan akibat berbagai aktifitas, penebangan hutan secara liar, konversi hutan dalam skala luas menjadi perkebunan kelapa sawit dan kebun karet. Permasalahan sumber daya air memang sulit untuk dihilangkan, namun dapat diminimalkan. Untuk meminimalkan masalah sumber daya air, dewasa ini dilakukan pengelolaan terpadu sumber daya air. Pengelolaan sumberdaya air terpadu (Integrated Water Resources Management/IWRM) saat ini merupakan paradigma dominan untuk pengelolaan air di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Dengan mengetahui permasalahan sumber daya air dalam penegelolaan terpadu melalui pemetaan dinamika permasalahan sumber daya air, maka dapat dibuat konsep awal pengelolaan terpadu daerah irigasi Deras II khususnya pengelolaan terpadu pada bendung Moyan, yang hasilnya dapat dikembangkan guna pengelolaan secara menyeluruh pada daerah irigasi Deras II agar potensi yang ada dapat dimaksimalkan dan permasalahan yang ada dapat diminimalkan, dengan demikian dapat bermanfaat bagi masyarakat.

Published
2018-11-01