ANALISA SISTEM PENERANGAN DI RUANG OPERASI, IGD DAN KEBIDANAN PADA RUMAH SAKIT BHAYANGKARA

  • Daeny Septi Yansuri Universitas Palembang
  • Subianto Subianto Universitas Palembang

Abstract

Pada studi evaluasi sistem penerangan ruang operasi igd dan kebidanan di RS Bhayangkara, dimana kuat penerangan adalah faktor kuat pencahayaan yang harus dipenuhi dalam sistem pencahayaan general, agar penglihatan dapat berfungsi dengan baik dan untuk meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat Palembang. Metode penelitian yang dilakukan adalah melakukan kunjungan pada lokasi serta wawancara. Untuk menentukan kuat penerangan yang ada di ruang operasi RS Bhayangkara, yang diantaranya terdiri dari Ruang IGD, Ruang Operasi dan Ruang Kebidanan. Di akhir penelitian disimpulkan bahwa kuat penerangan pada Ruang IGD berdasarkan perhitungan diperoleh 275 lux, sedangkan berdasarkan pengukuran diperoleh 289,39 lux. ini membuktikan bahwa ruang IGD di RS Bhayangkara telah memenuhi standar kuat penerangan ruang yang sebesar 250-350 lux. Sedangkan untuk Ruang Operasi pada hasil pengukuran didapat 293,17 lux, nilai tersebut sudah mencukupi standar kuat penerangan yang baik sehingga tidak diperlukan perubahan pada ruangan ini. Begitu pula untuk Ruang Kebidanan diperoleh standar kuat penerangan yang baik adalah 250-350 lux, pada hasil pengukuran didapat 289,39 lux sehingga Ruang Kebidanan pada RS Bhayangkara juga telah memenuhi standar kuat penerangan.
Published
2020-04-15
How to Cite
Yansuri, D., & Subianto, S. (2020). ANALISA SISTEM PENERANGAN DI RUANG OPERASI, IGD DAN KEBIDANAN PADA RUMAH SAKIT BHAYANGKARA. Jurnal Teknik Elektro, 10(1), 7-16. https://doi.org/10.36546/jte.v10i1.406

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>