EVALUASI TINGKAT ISOLASI DASAR JARAK LINDUNG TRANSFORMATOR DI GARDU INDUK TALANG RATU PALEMBANG TERHADAP PENEMPATAN ARESTER DENGAN METODE GELOMBANG BERJALAN DIAGRAM KISI BEWLEY

  • Ari Trianto
  • Cekmas Cekdin Universitas Muhammadiyah Palembang
  • Rika Noverianty Universitas Muhammadiyah Palembang

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Tingkat Isolasi Dasar jarak lindung transformator di Gardu Induk Talang Ratu Palembang terhadap penempatan Arester dengan metode gelombang berjalan dan dalam penulisan ini adalah dibatasi hanya mengevaluasi Tingkat Isolasi Dasar jarak lindung transformator di Gardu Induk Talang Ratu Palembang terhadap penempatan Arester dengan metode gelombang berjalan berbasis diagram kisi Bewley. Arester adalah alat pelindung bagi peralatan sistem tenaga listrik terhadap surja petir. Ia berlaku sebagai jalan pintas (by pass) sekitar isolasi. Arester membentuk jalan yang mudah dilalui oleh arus kilat atau petir, sehingga tidak timbul tegangan lebih yang tinggi pada peralatan. Jalan pintas itu harus sedemikian rupa sehingga tidak mengganggu aliran arus dari sistem 50 herz. hasil pembahasan dapat di simpulkan sebagai berikut : 1) Dari data jarak antara penempatan arester dan transformator adalah 300 meter, maka pada jarak ini masih cukup aman arester tersebut untuk melindungi transformator, karena TID transformator 660 kV. 2) Tegangan surya yang timbul dari hasil perhitungan adalah 470,64 kV pada t = 11,38 μ-detik.
Published
2021-09-19
How to Cite
Trianto, A., Cekdin, C., & Noverianty, R. (2021). EVALUASI TINGKAT ISOLASI DASAR JARAK LINDUNG TRANSFORMATOR DI GARDU INDUK TALANG RATU PALEMBANG TERHADAP PENEMPATAN ARESTER DENGAN METODE GELOMBANG BERJALAN DIAGRAM KISI BEWLEY. Jurnal Teknik Elektro, 10(2), 1-8. Retrieved from https://jurnal.unpal.ac.id/index.php/jte/article/view/416