PERAN SUBMARINE CABLE SUMATERA BANGKA (SCSB) 150 kV DALAM MENEKAN PENGGUNAAN PLTD DI PULAU BANGKA

  • Dian Eka Putra
  • Fajri Harlian Alumni Fakultas Teknik Universitas Palembang
Keywords: Interkoneksi, Sub Marine Cabel Sumatera – Bangka,. PLTD

Abstract

Sistem kelistrikan di Kepulauan Bangka masih kurang memadai untuk mendapatkan listrik yang memadai,  Kepulauan Bangka masih banyak menggukanan pembangkit listrik berbahan bakar fosil yaitu minyak solar yang menyebabkan biaya pokok produksi yang tinggi. Oleh karna itu untuk mengurangi penggunaan pembangkti listrik berbahan baku minyak maka harus di kurangi produksi listrik dari pembangkit tersebut, untuk melakukan efesiensi dan keandalan sistem kelistrikan di pulau Bangka maka dilakukannya interkoneksi pulau sumatera dan bangka menggunakan submarine cable sumatera Bangka (SCSB) 150 kV yang menghubungkan dari Gardu Induk Tanjung api-api ke Gardu induk Muntok dengan kapasitas daya hantar SUTT sebesar 174 MW dan Submarine cable  109 MW dengan kondisi Cable didasar laut. Setelah dilakukanya interkoneksi maka dapat memberikan dampak signifikan dari kapasitas daya listrik  dipulau bangka dan memurunkan produksi energi listrik  atau kWh dari pembankit berbahan bakar fosil sebesar 44,89 % PLTD

Published
2021-12-27
How to Cite
Putra, D., & Harlian, F. (2021). PERAN SUBMARINE CABLE SUMATERA BANGKA (SCSB) 150 kV DALAM MENEKAN PENGGUNAAN PLTD DI PULAU BANGKA. Jurnal Teknik Elektro, 11(2), 18-23. https://doi.org/10.36546/jte.v11i2.489